NAMA : FADHLY MUHARRAM
NPM : 53414754
KELAS : 3IA22
MATA KULIAH : Pengantar Teknologi Game
DOSEN : Rifki Amalia
PENULISAN KE 14
Teori ini dikembangkan untuk menganalisis proses pengambilan
keputusan dari situasi-situasi persaingan yang berbeda-beda dan melibatkan dua
atau lebih kepentingan. Sebagai contoh
para manajer pemasaran bersaing dalam memperebutkan bagian pasar, para
pimpinan serikat dan manajemen yang terlibat dalam penawaran kolektif, para
jendral tentara yang ditugaskan dalam perencanaan dan pelaksanaan perang, dan
para pemain catur, yang semuanya terlibat dalam usaha untuk memenangkan
permainan. Kepentingan-kepentingan yang bersaing dalam permainan disebut para
pemain (players). Anggapannya adalah bahwa setiap pemain mempunyai kemampuan
untuk mengmbil keputusan secara bebas dan rasional.
Kecerdasan Buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada
suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau Intelegensi Artifisial
(bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau hanya disingkat AI) didefinisikan
sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap
komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer)
agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa
macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar,
permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.
Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia,
tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh:
mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat
permainan catur atau Backgammon. Di sisi lain, hal yang bagi manusia
kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk
direalisasikan dalam Informatika. Seperti contoh: Pengenalan Obyek/Muka,
bermain sepak bola.
Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk
cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku,
pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI
menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang
membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian,
perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan
pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti
itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada
penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering
digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang
telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video
game.
‘Kecerdasan buatan’ ini bukan hanya ingin mengerti apa
itu sistem kecerdasan, tapi juga mengkonstruksinya. Jadi yang mengambil
keputusan ketika kita bermain catur atau sepakbola ketika melawan musuh
(computer) itu adalah kecerdasan buatan yang dimasukkan kedalam game.
Sumber:
https://nextgen.web.id/teori-permainan-game-theory-dan-strategi-bisnis/3573
Comments
Post a Comment