Review Jurnal
Nama : Fadhly Muharram
Kelas : 4IA22
Npm : 53414754
IMPLEMENTASI PRIVATE CLOUD COMPUTING SEBAGAI LAYANAN INFRASTRUCTURE AS A SERVICE (IAAS) MENGGUNAKAN OPENSTACK
Penulis : Putu Gede Surya Cipta Nugraha, I Komang Ari Mogi, I Made Agus Setiawan
ABSTRAK
Dalam perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, akan banyak membutuhkan perangkat keras komputer untuk membangun berbagai sistem, dimana dalam proses pembangunannya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Efisiensi dalam penggunaan cloud computing menjadi alasan mendasar pengguna memanfaatkan teknologi cloud computing.
Cloud computing merupakan model komputasi dimana sumber daya seperti processor, storage, network dan software sebagai layanan diinternet. Sumber daya komputasi tersebut dapat dipenuhi oleh layanan dari cloud computing yaitu Infrastructure as a Service (IaaS), karena didalam layanan tersebut berisi penyediaan infrastructure hardware seperti CPU virtual yang berisi RAM atau memory, processor dan disk storage. Dengan layanan Infrastructure as a Service (IaaS) tersebut dapat menghasilkan beberapa virtual machine sehingga permasalahan perangkat keras komputer dapat diatasi. Infrastructure as a Service (IaaS) tersebut dibangun menggunakan platform OpenStack dan sistem operasi yang digunakan adalah Ubuntu server 12.04 LTS.
Pembangunan Infrastructure as a Service (IaaS) telah berhasil dibangun dengan menggunakan semua jenis flavor OpenStack. Pengujian dilakukan dengan penanaman aplikasi web server pada virtual machine dan web server berhasil diakses dengan web browser, hal ini menunjukan bahwa Infrastructure as a Service (IaaS) telah berjalan dengan baik, serta terjadi peningkatan performa CPU sebesar 1.0%, pemakaian memory sebesar 941888k dari 2051772k
Kata Kunci : Cloud Computing, OpenStack, Virtual Machine, Infrastructure a as Service (IaaS)
PENDAHULUAN
Dalam perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih memunculkan rasa kemudahan dan kenyamanan dalam proses penggunaannya. Dalam suatu instansi yang khususnya bergerak dalam bidang teknologi informasi perangkat keras komputer (hardware) akan menjadi suatu kendala dalam pengadaan suatu sistem maupun ketika dilakukan proses upgrade. Karena semakin baik sebuah system maka harus didukung perangkat keras yang baik pula.
Dalam mengatasi kendala perangkat keras komputer (hardware) dapat menggunakan teknologi cloud computing untuk mengatasinya. Teknologi cloud computing merupakan model komputasi dimana sumber daya seperti processor, storage, network dan software sebagai layanan diinternet, dan teknologi cloud computing merupakan pengembangan teknologi virtualisasi (Purbo,O.W 2011). Perangkat keras komputer (hardware) tersebut disediakan dari layanan cloud computing yaitu Infrastructur as a Service (IaaS), penyediaan infrastructure hardware yang diberikan seperti : CPU virtual yang berisi RAM atau memory, processor dan disk storage.
Dalam penelitian ini cloud computing akan dibangun menggunakan platform OpenStack, karena OpenStack perkembangan terbaru dari teknologi cloud computing yang disediakan ubuntu dan sistem operasi yang digunakan adalah Ubuntu Server 12.04 LTS
Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitian ini akan menggunakan metode riset eksperimental.
Perancangan Sistem
Private cloud computing akan dibangun menggunakan dua buah server, dimana pada server satu akan dijadikan node controller dan server dua akan dijadikan compute node. Pada node controller semua service-service, flavor, protocol dan penyediaan image untuk membangun Infrastructure as a Service (IaaS) akan diproses dan dijalankan, sedangkan pada compute node akan menjadi sumber daya (resource) dan sekaligus menjadi tempat dimana instance (VM) akan berjalan. Untuk disisi client berfungsi untuk mengakses Infrastructure as a Service (IaaS) yang telah dibangun dan sekaligus dipasangkan PC monitoring untuk memantau aktifitas server dan jaringan
Desain Logical
Pada gambar dua merupakan desain logical sistem private cloud computing yang dibangun dengan aplikasi Openstack. Server satu didalamnya terdapat tujuh komponen Node Controller yaitu MySQL, keystone, rabbit, nova, cinder, glance dan dashboard sedangkan pada server dua terdapat dua komponen Compute Node yaitu hypervisor (KVM atau Qemu) dan nova-compute dan sekaligus menjadi tempat dimana virtual machine (instance) akan berjalan.
Pada tabel 1 dijelaskan requirement yang dibutuhkan dalam pengimplemtasian private cloud computing. Dibutuhkan dua buah server yang sudah terinstall Ubuntu Server 12.04 64 bit, dua buah NIC pada masing-masing server, selain itu dibutuhkan beberapa IP yang akan dijadikan pengalamatan dan pengaksesan keinternet
Tabel 1 Requirments
Perangkat keras yang digunakan dalam pembangunan private cloud computing juga memiliki peranan penting dikarenakan dalam proses virtualisasi membutuhkan mesin yang memiliki processor 64 bit, selain itu dibutuhkan juga memory yang cukup besar untuk menjalankan beberapa instance (VM). Spesifikasi yang digunakan dilihatkan pada table 2
Tabel 2 Spesifikasi Server
Pada table 3 merupakan serangkaian perangkat lunak yang dibutuhkan dalam pembangunan infrastructure cloud computing
Tabel 3 Kebutuhan Perangkat Lunak
Hasil & Pembahasan
Implementasi
Pengecekan Service-Service
Setelah selesai melakukan konfigurasi untuk pembangunan cloud computing menggunakan OpenStack, maka selanjutnya mengecek service-service pada nova yaitu dengan menggunakan perintah :
Perintah diatas digunakan untuk mengetahui service-service yang aktif pada cloud computing, jika ada service-service yang tidak aktif maka cloud computing belum bisa digunakan. Service-service tersebut terdiri dari nova-cert, nova-compute, nova-consoleauth, nova-network, nova-volume dan nova scheduler
Pada gambar empat merupakan tampilan service-service pada cloud computing. Pada bagian state muncul tanda seperti icon tersenyum :-) itu menandakan bahwa service-service dalam keadaan aktif. Jika muncul tanda “xxx” berarti service dalam keadaan tidak aktif. Untuk mengatasi itu nova perlu direstart.
Penyediaan Image
Dalam proses penyediaan image untuk instance (VM) perlu dilakukan proses download image. Proses penyediaan image dapat dilakukan dengan perintah :
# mkdir image
# wget
https://cloud-images.ubuntu.com/releases/12.04.3/release-20120424/ubuntu-12.04-server-cloudimg-amd64-disk1.img
# glance add is_public=true container_format=bare disk_format=qcow2 distro="Ubuntu" name="Ubuntu-Image" < ubuntu-12.04-server-cloudimg-amd64-disk1.img
Setelah berhasil dalam proses penyediaan image, list image dapat dilihat menggunakan perintah :
# glance image -list
Dalam pembangunan Infrastructure as a Service (IaaS) akan menggunakan Ubuntu-Image 64 bit dengan ID 52a16a16-1837-4a3f-a72f-017ff912e64c
Pengujian
Pengujian dilakukan dengan membangun Infrastructure as a Service (IaaS), keberhasilan dari pengujian dilihat dari berhasilnya membangun instance (VM) dan menanam system kedalam instance (VM) yang telah dibuat. Proses pembuatan instance (VM) akan melalui dashboard.
Pada gambar 6 merupakan tampilan instance (VM) yang telah penulis bangun. Instance yang penulis bangun berjumlah 5 buah. Untuk spesifikasi tiap instance menggunakan flavor list yang telah disediakan oleh Openstack. Ketika instance (VM) dibuat maka instance secara otomatis akan mendapatkan ip private (ex : moodle5) untuk ip private ditunjukan dengan ip 10.10.10.7 sedangkan untuk ip publicnya akan diallocate ke setiap masing-masing instance (VM) yang ditunjukan dengan ip 192.168.1.7. Dalam masing-masing instance (VM) yang telah dibuat, penulis akan memasang aplikasi web server yang berbeda-beda.
Testing Login
Dari instance yang telah dibuat, akan dicoba login masuk kedalam instance, proses login akan menggunakan akses remote instance dengan nama “moodle5”.
Pada gambar 7 merupakan tampilan user login menggunakan akses remote. Gambar diatas menunjukan pula bahwa user berhasil sebagai user ubuntu bernama moodle5. Perintah yang digunakan untuk remote adalah ssh –i testing.pem ubuntu@192.168.1.7
Setelah login akan terlihat ip private dari instance “moodle5” yaitu 10.10.10.7. dalam pembangunan instance moodle5 dibangun dengan flavor m1.small yang memiliki spesifikasi : 2 GB RAM | 1 VCPU | 20 GB Disk.
Pada gambar 8 menunjukan informasi arsitecture CPU dari instance “moodle5” Informasi diperoleh dengan menggunakan perintah lscpu . Informasi yang diberikan adalah arsitecture CPU x86_64 dengan mode 64 bit serta memiliki kecepatan 2799,103 MHz.
Untuk melihat class processornya dapat menggunakan perinath lshw –class processor . Informasi yang diberikan adalah product : QEMU Virtual CPU Version 1.0 dengan vendor : Hynix Semiconductor
Pemasangan Aplikasi
Setelah berhasil login pada instance yang bernama “moodle5”, selanjutnya akan dilakukan pemasangan aplikasi, aplikasi yang akan dipasang adalah web server moodle. Pemasangan aplikasi ini untuk membuktikan bahwa Infrastructure as a Server (IaaS) berhasil dibangun dengan baik dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan.
Dalam melakukan instalasi moodle ada beberapa paket yang harus diinstall seperti : apache2, php5, mysql-server, php5-mysql dan phpmyadmin.
Setelah melakukan instalasi moodle, penggunaan CPU dapat dilihat dengan perintah top, penggunaan CPU sebesar 1.0%, pemakaian memory sebesar 941888k dari 2051772k
Analisa
Apliaski web server yang telah berhasil dipasang pada instance yang bernama “moodle5” dapat diakses melalui ip public yang diallcoate pada instance tersebut yaitu ip 192.168.1.7. Jadi pada web browser ketikan pada url : http://192.168.1.7/moodle
Pada gambar 10 merupakan tampilan dari web server moodle, dengan munculnya tampilan ini menunjukan bahwa Infrastructure as a Service (IaaS) yang dibangun dengan type instance m1.small dengan spesifikasi 2 GB RAM | 1VCPU | 20 GB Disk sudah berjalan dengan baik.
KELEBIHAN
Kesimpulan
Link Jurnal : https://ojs.unud.ac.id/index.php/jik/article/view/18359
Nama : Fadhly Muharram
Kelas : 4IA22
Npm : 53414754
IMPLEMENTASI PRIVATE CLOUD COMPUTING SEBAGAI LAYANAN INFRASTRUCTURE AS A SERVICE (IAAS) MENGGUNAKAN OPENSTACK
Penulis : Putu Gede Surya Cipta Nugraha, I Komang Ari Mogi, I Made Agus Setiawan
ABSTRAK
Dalam perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, akan banyak membutuhkan perangkat keras komputer untuk membangun berbagai sistem, dimana dalam proses pembangunannya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Efisiensi dalam penggunaan cloud computing menjadi alasan mendasar pengguna memanfaatkan teknologi cloud computing.
Cloud computing merupakan model komputasi dimana sumber daya seperti processor, storage, network dan software sebagai layanan diinternet. Sumber daya komputasi tersebut dapat dipenuhi oleh layanan dari cloud computing yaitu Infrastructure as a Service (IaaS), karena didalam layanan tersebut berisi penyediaan infrastructure hardware seperti CPU virtual yang berisi RAM atau memory, processor dan disk storage. Dengan layanan Infrastructure as a Service (IaaS) tersebut dapat menghasilkan beberapa virtual machine sehingga permasalahan perangkat keras komputer dapat diatasi. Infrastructure as a Service (IaaS) tersebut dibangun menggunakan platform OpenStack dan sistem operasi yang digunakan adalah Ubuntu server 12.04 LTS.
Pembangunan Infrastructure as a Service (IaaS) telah berhasil dibangun dengan menggunakan semua jenis flavor OpenStack. Pengujian dilakukan dengan penanaman aplikasi web server pada virtual machine dan web server berhasil diakses dengan web browser, hal ini menunjukan bahwa Infrastructure as a Service (IaaS) telah berjalan dengan baik, serta terjadi peningkatan performa CPU sebesar 1.0%, pemakaian memory sebesar 941888k dari 2051772k
Kata Kunci : Cloud Computing, OpenStack, Virtual Machine, Infrastructure a as Service (IaaS)
PENDAHULUAN
Dalam perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih memunculkan rasa kemudahan dan kenyamanan dalam proses penggunaannya. Dalam suatu instansi yang khususnya bergerak dalam bidang teknologi informasi perangkat keras komputer (hardware) akan menjadi suatu kendala dalam pengadaan suatu sistem maupun ketika dilakukan proses upgrade. Karena semakin baik sebuah system maka harus didukung perangkat keras yang baik pula.
Dalam mengatasi kendala perangkat keras komputer (hardware) dapat menggunakan teknologi cloud computing untuk mengatasinya. Teknologi cloud computing merupakan model komputasi dimana sumber daya seperti processor, storage, network dan software sebagai layanan diinternet, dan teknologi cloud computing merupakan pengembangan teknologi virtualisasi (Purbo,O.W 2011). Perangkat keras komputer (hardware) tersebut disediakan dari layanan cloud computing yaitu Infrastructur as a Service (IaaS), penyediaan infrastructure hardware yang diberikan seperti : CPU virtual yang berisi RAM atau memory, processor dan disk storage.
Dalam penelitian ini cloud computing akan dibangun menggunakan platform OpenStack, karena OpenStack perkembangan terbaru dari teknologi cloud computing yang disediakan ubuntu dan sistem operasi yang digunakan adalah Ubuntu Server 12.04 LTS
Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitian ini akan menggunakan metode riset eksperimental.
Perancangan Sistem
Private cloud computing akan dibangun menggunakan dua buah server, dimana pada server satu akan dijadikan node controller dan server dua akan dijadikan compute node. Pada node controller semua service-service, flavor, protocol dan penyediaan image untuk membangun Infrastructure as a Service (IaaS) akan diproses dan dijalankan, sedangkan pada compute node akan menjadi sumber daya (resource) dan sekaligus menjadi tempat dimana instance (VM) akan berjalan. Untuk disisi client berfungsi untuk mengakses Infrastructure as a Service (IaaS) yang telah dibangun dan sekaligus dipasangkan PC monitoring untuk memantau aktifitas server dan jaringan
Desain Logical
Pada gambar dua merupakan desain logical sistem private cloud computing yang dibangun dengan aplikasi Openstack. Server satu didalamnya terdapat tujuh komponen Node Controller yaitu MySQL, keystone, rabbit, nova, cinder, glance dan dashboard sedangkan pada server dua terdapat dua komponen Compute Node yaitu hypervisor (KVM atau Qemu) dan nova-compute dan sekaligus menjadi tempat dimana virtual machine (instance) akan berjalan.
Pada tabel 1 dijelaskan requirement yang dibutuhkan dalam pengimplemtasian private cloud computing. Dibutuhkan dua buah server yang sudah terinstall Ubuntu Server 12.04 64 bit, dua buah NIC pada masing-masing server, selain itu dibutuhkan beberapa IP yang akan dijadikan pengalamatan dan pengaksesan keinternet
Tabel 1 Requirments
Node
|
Controller
|
Compute
|
Hostname
|
Node-Controller
|
Compute-Node
|
Service
|
MSQL, rabbitMQ, nova, cinder, glance,
keystone
|
nova-compute,KVM, nova-api,
nova-network
|
External + API Network
|
192.168.1.20
|
192.168.1.21
|
Manajemen Network
|
10.10.10.20
|
10.10.10.21
|
Total NIC
|
2
|
2
|
Perangkat keras yang digunakan dalam pembangunan private cloud computing juga memiliki peranan penting dikarenakan dalam proses virtualisasi membutuhkan mesin yang memiliki processor 64 bit, selain itu dibutuhkan juga memory yang cukup besar untuk menjalankan beberapa instance (VM). Spesifikasi yang digunakan dilihatkan pada table 2
Tabel 2 Spesifikasi Server
Hardware
|
Spesifikasi Server Satu
|
Spesifikasi Server Dua
|
Hostname
|
Node-Controller
|
Compute-Node
|
Processor
|
Intel(R) Core(TM)2 Duo CPU E4500 @
2.20GHz
|
Intel(R) Xeon(R) CPU X5660 @ 2.80GHz
|
RAM
|
2042588 kb
|
37066132 kb
|
Harddisk
|
150 GB
|
300 GB
|
NIC
|
·
Realtek Semiconductor Co., Ltd.
RTL8111/8168/8411 PCI Express Gigabit Ethernet Controller (rev 01)
·
3Com Corporation 3c905C-TX/TX-M [Tornado] (rev
6c)
|
·
Broadcom Corporation NetXtreme II BCM5709
Gigabit Ethernet (rev 20)
·
Broadcom Corporation NetXtreme II BCM5709
Gigabit Ethernet (rev 20)
|
Tabel 3 Kebutuhan Perangkat Lunak
Kebutuhan
|
Server Satu
|
Server Dua
|
Sistem Operasi (OS)
|
Ubuntu Server Edition 12.04 LTS
|
Ubuntu Server Edition 12.04 LTS
|
Software Cloud Computing
|
OpenStack
|
OpenStack
|
Virtual Management
|
KVM atau Qemu
|
KVM atau Qemu
|
Hasil & Pembahasan
Implementasi
Pengecekan Service-Service
Setelah selesai melakukan konfigurasi untuk pembangunan cloud computing menggunakan OpenStack, maka selanjutnya mengecek service-service pada nova yaitu dengan menggunakan perintah :
nova -manage service list
Perintah diatas digunakan untuk mengetahui service-service yang aktif pada cloud computing, jika ada service-service yang tidak aktif maka cloud computing belum bisa digunakan. Service-service tersebut terdiri dari nova-cert, nova-compute, nova-consoleauth, nova-network, nova-volume dan nova scheduler
Gambar 4 Nova Service List
Penyediaan Image
Dalam proses penyediaan image untuk instance (VM) perlu dilakukan proses download image. Proses penyediaan image dapat dilakukan dengan perintah :
# mkdir image
# wget
https://cloud-images.ubuntu.com/releases/12.04.3/release-20120424/ubuntu-12.04-server-cloudimg-amd64-disk1.img
# glance add is_public=true container_format=bare disk_format=qcow2 distro="Ubuntu" name="Ubuntu-Image" < ubuntu-12.04-server-cloudimg-amd64-disk1.img
Gambar 5 Image List
# glance image -list
Dalam pembangunan Infrastructure as a Service (IaaS) akan menggunakan Ubuntu-Image 64 bit dengan ID 52a16a16-1837-4a3f-a72f-017ff912e64c
Pengujian
Pengujian dilakukan dengan membangun Infrastructure as a Service (IaaS), keberhasilan dari pengujian dilihat dari berhasilnya membangun instance (VM) dan menanam system kedalam instance (VM) yang telah dibuat. Proses pembuatan instance (VM) akan melalui dashboard.
Gambar 6 Pembuatan Instance (VM)
Testing Login
Dari instance yang telah dibuat, akan dicoba login masuk kedalam instance, proses login akan menggunakan akses remote instance dengan nama “moodle5”.
Gambar 7 Testing Login
Setelah login akan terlihat ip private dari instance “moodle5” yaitu 10.10.10.7. dalam pembangunan instance moodle5 dibangun dengan flavor m1.small yang memiliki spesifikasi : 2 GB RAM | 1 VCPU | 20 GB Disk.
Gambar 8 Informasi Arsitektur CPU
Untuk melihat class processornya dapat menggunakan perinath lshw –class processor . Informasi yang diberikan adalah product : QEMU Virtual CPU Version 1.0 dengan vendor : Hynix Semiconductor
Pemasangan Aplikasi
Setelah berhasil login pada instance yang bernama “moodle5”, selanjutnya akan dilakukan pemasangan aplikasi, aplikasi yang akan dipasang adalah web server moodle. Pemasangan aplikasi ini untuk membuktikan bahwa Infrastructure as a Server (IaaS) berhasil dibangun dengan baik dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan.
Dalam melakukan instalasi moodle ada beberapa paket yang harus diinstall seperti : apache2, php5, mysql-server, php5-mysql dan phpmyadmin.
Gambar 9 Penggunaan CPU Moodle
Analisa
Apliaski web server yang telah berhasil dipasang pada instance yang bernama “moodle5” dapat diakses melalui ip public yang diallcoate pada instance tersebut yaitu ip 192.168.1.7. Jadi pada web browser ketikan pada url : http://192.168.1.7/moodle
Gambar 10 Tampilan Web Server Moodle
KELEBIHAN
- Jaringan (Cloud) VLAN yang aman dan berdedikasi dengan firewall berbasis perangkat keras dan load balancer berbasis perangkat keras. System Anda terisolasi dari infrastruktur cloud lainnya.
- Didukung oleh Anti DDOS (Anti Distributed Denial of Services) berbasi perangkat keras dan IPS (Sistem Pencegahan Intrusi) untuk mengoptimalkan kemanan Anda dengan aktif melindungi website atau aplikasi online dari serangan cyber.
- Mengelola server dan jaringan cloud virtual Anda kapan saja di mana saja secara mudah dengan aplikasi user interface berbasis web.
Kesimpulan
- Infrastructure cloud telah berhasil dibangun menggunakan platform OpenStack versi Folsom, dimana dalam proses pembangunannya menggunakan 2 (dua) buah server dengan system operasi basic Ubuntu 12.04 LTS
- Instance (VM) berhasil dibuat dengan berbagai jenis flavor yang telah disediakan oleh OpenStack
- Service-service OpenStack telah berjalan dengan baik
- Penyediaan image untuk instance (VM) yaitu Ubuntu 12.04 dengan format qcow2 telah berhasil disediakan
- Image Ubuntu 12.04 dengan format qcow2 telah berhasil dipasangkan kedalam instance (VM)
- Allocate ip public ke setiap instance (VM) yang dibangun telah berhasil
- Pemasangan aplikasi web server pada instance telah berhasil dan web server dapat diakses melalui web browser
- Penggunaan CPU pada instance yang bernama “moodle5” CPU sebesar 1.0%, pemakaian memory sebesar 941888k dari 2051772k
Link Jurnal : https://ojs.unud.ac.id/index.php/jik/article/view/18359









Comments
Post a Comment